Rakor Persiapan Menghadapi Musim Kemarau dan Evaluasi Penanganan Banjir dan Tanah Longsor

Rakor Persiapan Menghadapi Musim Kemarau dan Evaluasi Penanganan Banjir dan Tanah Longsor
Rakor Persiapan Menghadapi Musim Kemarau dan Evaluasi Penanganan Banjir dan Tanah Longsor
Rakor Persiapan Menghadapi Musim Kemarau dan Evaluasi Penanganan Banjir dan Tanah Longsor
Rakor Persiapan Menghadapi Musim Kemarau dan Evaluasi Penanganan Banjir dan Tanah Longsor

KLATEN - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Menghadapi Musim Kering Tahun 2026 dan Evaluasi Penanganan Banjir dan Tanah Longsor pada Jum'at (10/4/2026) pukul 16.00 WIB di Aula Merapi BPBD Kabupaten Klaten. Kegiatan ini dihadiri sekitar 50 peserta dari Kepala Pelaksana (Kalak) dan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid Darlog) se-Provinsi Jawa Tengah.

Rakor dilaksanakan sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi musim kemarau dan kekeringan yang diprediksi mulai berlangsung pada Mei 2026 serta evaluasi penanganan banjir dan Tanah Longsor. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antar instansi dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada masa peralihan menuju musim kemarau. Selain itu, dilakukan evaluasi terhadap penanganan bencana banjir dan tanah longsor sebagai upaya perbaikan dan peningkatan respon ke depan.

Melalui rapat koordinasi ini diharapkan tercipta langkah-langkah strategis yang efektif, terpadu, dan responsif dalam upaya pengurangan risiko bencana di wilayah Jawa Tengah.

BPBD Provinsi Jawa Tengah juga menyampaikan sejumlah langkah yang telah dilakukan dalam menghadapi cuaca ekstrem dan pancaroba, antara lain pemantauan cuaca secara berkala melalui BMKG, penyiagaan personel dan peralatan, koordinasi lintas sektor, serta edukasi kepada masyarakat mengenai kesiapsiagaan bencana.

Berdasarkan prediksi BMKG, awal musim kemarau di Jawa Tengah diperkirakan mulai Mei 2026 dengan puncak musim kemarau pada Agustus 2026 dan durasi berlangsung sekitar 5–7 bulan. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta gangguan pada sektor pertanian.

Melalui rapat koordinasi ini, pemerintah daerah bersama instansi terkait menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dan kesiapan dalam menghadapi musim kering, termasuk menjaga ketahanan pangan dan meminimalkan dampak kekeringan bagi masyarakat.

BPBD juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan saluran air, memangkas pohon rawan tumbang, menyesuaikan pola tanam pertanian, serta aktif memantau informasi cuaca resmi dari pemerintah.

Jika terjadi situasi darurat, segera menghubungi 081330012117 (WA). Posko BPBD Kabupaten Klaten di Jl Andalas No 3 Semangkak Klaten Tengah, Pelayanan GRATIS tanpa dipungut biaya apapun. BPBD Kabupaten Klaten siaga 24 jam untuk Anda.

Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0