Pelaksanaan Upacara Memperingati Hari Kebangkitan Nasional Ke-118 Tahun 2026 di BPBD Kabupaten Klaten

Pelaksanaan Upacara Memperingati Hari Kebangkitan Nasional Ke-118 Tahun 2026 di BPBD Kabupaten Klaten
Pelaksanaan Upacara Memperingati Hari Kebangkitan Nasional Ke-118 Tahun 2026 di BPBD Kabupaten Klaten
Pelaksanaan Upacara Memperingati Hari Kebangkitan Nasional Ke-118 Tahun 2026 di BPBD Kabupaten Klaten
Pelaksanaan Upacara Memperingati Hari Kebangkitan Nasional Ke-118 Tahun 2026 di BPBD Kabupaten Klaten

KLATEN - Rabu (22/5), seluruh pejabat dan pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daera (BPBD) Kabupaten Klaten melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional Ke-118 di Halaman Mako BPBD.

Bertindak sebagai Inspektur upacara yakni Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Hadi Susanto. Ia membacakan naskah sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika dengan tema "Jaga Tunas Demi Kedaulatan Negara". Tema tersebut mengandung pesan penting tentang perlunya menjaga generasi muda sebagai aset strategis bangsa demi memperkuat kedaulatan Indonesia di bidang pendidikan, teknologi, sosial, budaya, dan pembangunan nasional.

Selain itu, tema Harkitnas 2026 juga mengajak masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong, persatuan, dan optimisme menghadapi tantangan global di era digital.

Melalui peringatan Harkitnas, kita bisa mengenang kembali bagaimana semangat perjuangan dr. Wahidin Soedirohoesodo dan dr. Soetomo yang telah menanamkan konsep perjuangan intelektual sehingga dapat melahirkan bangsa besar yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) seperti yang kita kenal sekarang ini. 

Hari Kebangkitan Nasional berawal dari berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908 di Jakarta. Organisasi ini didirikan oleh para pelajar School tot Opleiding van Inlandsche Artsen (STOVIA) dengan tokoh penting seperti dr. Soetomo dan dr. Wahidin Sudirohusodo.

Pada masa penjajahan Belanda, rakyat Indonesia masih bergerak secara terpisah berdasarkan daerah dan kelompok masing-masing. Kehadiran Boedi Oetomo menjadi titik awal lahirnya kesadaran nasional untuk bersatu sebagai satu bangsa Indonesia dalam memperjuangkan pendidikan, kesejahteraan, dan kemerdekaan.

Momentum tersebut kemudian dianggap sebagai awal Kebangkitan Nasional Indonesia karena memunculkan semangat persatuan dan nasionalisme modern. Semangat inilah yang kemudian berkembang menjadi berbagai gerakan perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945.

Pemerintah Indonesia menetapkan tanggal 20 Mei sebagai Hari Kebangkitan Nasional untuk mengenang perjuangan para tokoh bangsa dalam membangun kesadaran nasional dan persatuan rakyat Indonesia.

Selain dihadiri pejabat dan pegawai di lingkungan BPBD Kabupaten Klaten, upacara bendera juga diikuti oleh Mahasiswa Magang Universitas Aisyiyah Surakarta.

Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0